logo
  store events  
 
 
kick
 

Kobaran api semangat tahun 2009 sebagai tahunnya industri kreatif semakin terasa. Beberapa ajang pameran industri kreatif  dari bidang UKM, seni budaya dan pariwisata, kerajinan, penerbitan hingga IT sudah dilaksanakan semenjak roda waktu tahun ini bergulir. Peserta dan pengunjung pun berbondong-bondong memadati pameran yang diadakan. Pameran seolah menjadi pesta gula. Pengunjung tidak bedanya dengan semut-semut yang mengerumuni area pameran.

Padatnya pengunjung juga menjadi pemandangan umum selama 3 hari gelaran KickFest 2009 di Jogja. Ajang tahunan terbesar pameran pakaian produksi Indonesia tersebut menjadi magnet yang menarik bagi para konsumen dan pecinta fashion yang sedang in. Menurut Reza Pamungkas, Project Director KickFest, dari ribuan pengunjung hal JEC, total omzet selama 3 hari bisa mencapai milyaran. “Angka pastinya belum ada karena masih dalam tahap rekapitulasi,” katanya.

Dari data penyelenggara omzet tahun ini tidak jauh-jauh dari gelaran 2 tahun lalu bahkan bisa saja meningkat. Tahun 2007, dari total 300.000 pengunjung pameran diperoleh transaksi sebesar Rp 3,5 milyar. Sedangkan KickFest 2008 yang dilaksanakan di tiga kota, yakni Jogja, Makasar dan Bandung. Khusus untuk Jogja dan Makassar masing-masing menghasilkan transaksi sebesar Rp 5 milyar. Sedangkan untuk Bandung, transaksi mencapai Rp 15 milyar. Angka yang sangat fantastis.

events 1 events 1 events 1
events 1 events 1 events 1

Dengan transaksi seperti yang tercatat di atas, dan transaksi harian di luar pameran, dapat dikatakan bahwa ekonomi kreatif  Indonesia turut ditopang oleh adanya industri clothing lokal dan distribution outlet (Distro). Tidak ada yang menyangka kan jika semua hal diatas itu diawali dari sekelompok anak muda asal Bandung yang secara diam-diam ingin bangkit dari keterpurukan? Hebatnya, semua itu mereka mulai dari keinginan untuk melayani pesanan sesama komunitas yang sehobi (musik, skateboard, BMX). Dan pelan tapi pasti, produk mereka rupanya dilirik pasar dan berkembang bak jamur di berbagai kota.

Ade Andriyansah dari Kreative Independent Clothing Komunity (KICK) menegaskan bahwa jumlah distro dan clothing di Indonesia sudah mencapai 1000, tersebar di 94 kota. Sebuah perkembangan yang luar biasa jika melihat bahwa awalnya itu semua dimulai dari 5 label clothing. Sekaligus, ini adalah bukti dan kisah dari sebuah bisnis yang dijalankan secara mandiri, independent, mengandalkan kekuatan komunitas dengan mengangkat desain yang didambakan konsumen.

kick
 
 
 
Term of services :: Privacy Policy :: www.blindwear.com copyright 2009 :: design by deden bangkit